Kesantunan Berbahasa Dalam Proses Pembelajaran Bahasa Indonesia: Prinsip Kesantunan Geoffrey Leech

  • Yoseph Fileks Gerado Daniel IKIP Muhammadiyah Maumere
  • Ahmad Yani IKIP Muhammadiyah Maumere
  • Robertus Adi Sarjono Owon IKIP Muhammadiyah Maumere
Keywords: kesantunan, prinsip kesantunan, bahasa, pembelajaran bahasa

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan prinsip kesantunan berbahasa Indonesia berdasarkan prinsip kesantunan berbahasa yang kembangkan oleh Geoffrey Leech. Kelancaran dalam berkomukasi yang ingin disampaikan kepada mitra tutur merupakan salah satu aspek kesantuanan berbahasa yang sangat penting. Kesantunan berbahasa disampaikan penutur kepada mitra tuturnya karena sering terjadi pelanggaran maksim kesantunan dalam berkomukasi berbahasa. Dalam berkomunikasi dapat tercapainya pesan kepada mitra tutur dengan baik tanpa ada pihak yang dirugikan merupakan tujuan utama berkomunikasi. Metode deskriptif yang digunakan dalam penelitian ini. Objek penelitian yakni pendidik dan peserta didik kelas XII MA Muhammadiyah Nangahure dengan pendekatan kualitatif. Studi lapangan menunjukan banyak peserta didik yang belum menerapkan prinsip kesantunan, meskipun pendidik Bahasa Indonesia sudah mengajarkan prinsip kesantunan berbahasa.Berkaitan dengan hal tersebut penelitian ini mengungkap prinsipkesantunan Geoffrey Leechpada saat proses pembelajar sedang berlangsung. Tuturan pendidik dan peserta didik Bahasa Indonesia saat proses kegiatan belajar mengajar yang digunakan sebagai sumber data. Telaah kesantunan berbahasa yang digunakan di dalam kelas yakni menggunakan kajian pragmatik sebagai fokus dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukanprinsipkesantunan berbahasa yang digunakan saat interaksi pembelajaran di kelas terdiri dari beberapa maksim yang meliputi; maksim kearifan, maksim kedermawanan, maksim pujian, maksim kerendahhatian, maksim kesepakatan, dan maksim kesimpatian.

Published
2020-07-20